MOBIL AMBULANCE BROMO-SUKAPURA TIDAK BEROPERASI

Probolinggo,
Jurnalis Warga - Kremat, Kepala Desa Jetak Kecamatan Sukapura
mengungkapkan kegelisahannya terkait Desanya yang terletak di lereng
Gunung Bromo dengan fasilitas kesehatan yang tidak memadai, terutama
menyangkut mobil Ambulance untuk mengantar jemput pasien. Selama ini
dirinya menggunakan mobil Jeep dan Mobil Patroli Polsek jika mengangkut
jenazah, mengantar orang sakit parah berobat, persalinan dan menjemput
pasien. Hal tersebut terjadi karena mobil ambulance milik Puskesmas
rusak secara berkala. Melalui workshop pengembangan Desa Siaga Aktif
tersebut dirinya akan bersuara dan mencoba mengajukan proposal pengadaan
Mobil Ambulance sesuai Program Bupati Probolinggo. Lebih lanjut Kremat
menegaskan bahwa untuk mencapai Puskesmas, dirinya
harus menempuh jarak 14 KM dengan menggunakan Jeep, bahkan jika dirujuk
ke Rumah Sakit perjalanan sejauh 41 KM akan berdampak pada kesehatan
dan keselamatan pasien. Suatu ketika sudah ada yang meninggal di
perjalanan menuju Rumah Sakit warga Desa Wonomerto.
Menyikapi
keluhan dan usulan dari Kremat, Kepala Desa Jetak, Kepala Bidang
Pengembangan dan Promosi Kesehatan Dinas kesehatan Kabupaten
Probolinggo, Hari Kaspiono menjelaskan bahwa Progrm Bupati tentang
Ambulance Desa, jangan ditafsirkan sebagai pengadaan mobil Ambulance
setiap Desa, tetapi lebih kepada bagaimana sebuah Desa mampu secara
swadaya dan mandiri memiliki Mobil Ambulance Desa (jenisnya bisa
pick-up, colt, carry dan kijang) dan pengadaanya dapat melalui swadaya
masyarakat, ADD (Alokasi Dana Desa) ataupun sharing dengan Pemerintah
Desa. Eksistensi kader kesehatan di sebuah Desa juga menjadi isu
yang menarik dibicarakan dalam kesempatan workshop Pengembangan Desa
Siaga. Menurut Artiono, Kades Mbrangga Kecamatan Lumbang, honor kader
kesehatan harus menjadi skala prioritas Kepala Desa untuk disalurkan
dari ADD (Alokasi Dana Desa) sebesar Rp. 20.000/pertemuan/orang ditambah
30.000/orang dari Dinas Kesehatan. Honor tersebut tetap tidak sebanding
dengan beban kerja yang mereka emban (01/07).(JW
BUKHARI/KAB.PROBOLINGGO).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar